Minggu, 26 Juni 2016

KAULAH WANITA TERBAIKKU Bag.2

18 Juni 2016
13 Ramadhan 1437 H

KAULAH WANITA TERBAIKKU
(Bag.2)

Benar saja. Barusan menyambut pagi. Seseorang yang kukenali mengetuk pintu. Katanya ada kiriman dari rumah. Ia kemudian menyerahkan sebuah kardus besar. Aku menerimanya dengan bahagia. Buru-buru membukanya. Kakak mengirimkanku sepuluh kotak kue. Lima kotak kue brownies coklat hijau bertabur coklat meses dan lima kotak lagi kue bolu kukus putih dengan hiasan warna hijau, merah dan kuning. Serta dua kotak ikan baronang yang sudah di goreng lengkap dengan sambalnya. Kakak memang paling tau kesukaanku.
Kakak yang ulang tahun, malah dia yang mengirimiku hadiah. Sedangkan aku, memberi ucapan selamat saja enggan. Entahlah, mungkin karena tidak terbiasa. Tiba-tiba rasa bersalah memenuhi kalbuku. Kemudian bayangan-bayangan kenangan  itu hadir kembali, pengorbanan Kakak selama ini, kado ulang tahunku yang tak pernah absen dikirimnya tiap tahun. Sesak, jika harus mengingat semua. Sementara aku belum bisa membalas sedikitpun semua pengorbanannya.
Maka kuputuskan untuk membongkar celangan uang kos, demi membelikan Kakak sebuah kado. Aku ingin ingin membuatnya bahagia. Meskipun kado kecil ini takkkan bisa menukar semua pengorbanannya.
Panas siang itu tak menyurutkan semangatku. Hampir setengah jam berkeliling didalam toko. Memilih sesuatu  yang cocok dengan dirinya, yang cocok dengan hobby memasaknya. Akhirnya ketemu, dan aku yakin Kakak pasti menyukainya.
Setelah membungkus kado dengan rapi, dengan sampul berwarna hijau sesuai kesukaaanku. Aku membelikan sebuah kue mini dengan ucapan selamat ulang tahun untuknya, semoga saja ia suka dengan kado dan kuenya.
Semoga…

Meskipun kue ini sangat kecil, tapi percayalah cintaku begitu besar, Kak.

0 komentar:

Posting Komentar